Jumat / 11 Januari - 2013
Ariza | Tabloid BnR | Dibaca 1,099

Hunter GA Rajanya Cikurubuk Laskar Walet Harus Puas Jadi Runner Up

TASIKMALAYA – Hunter memang is the best. Begitu analogi yang tepat bagi burung milik Pepen GA Tasikmalaya ini. Tiga kali lomba nasional yang digelar di Cikurubuk Hunter selalu menjadi juara. Karena itu pula Hunter boleh dibilang Raja Nasional dicikurubuk. Tiga kali lomba nasional dua kali juara pertama dan satu kali juara kedua.

Partai final antara Hunter vs Laskar Walet memang tidak sesemarak partai final nasional lainnya. Maklum saja di partai final kali ini Hunter kembali meninggalkan jauh lawannya. Burung semi Jablay milik GA ini memiliki karakter selalu meninggalkan lawannya. Dari kejauhan sudah terlihat Hunter terbang sendirian, dengan tenang Aip menggeber hingga masuk ring dan patek.

Sementara itu Laskar Walet yang memiliki tipe terbang atas harus puas menjadi runner up. Burung milik HR 1 Bandung ini adalah satu satunya burung tinggi yang stabil dan sanggup bertahan dipersaingan burung burung jablay yang dilomba kali ini mendominasi di sepuluh besar.

Lomba ini terbilang cepat, maklum saja babak keenam menyisakan delapan burung KDL vs Raptor, Hunter GA vs Scorpion, Seno vs Laskar Walet, Keong Racun vs Afika, yang tersisa dan masuk ke babak ke tujuh adalah 2 burung yakni Hunter dan Laskar walet. Sementara itu Seno yang lawan Laskar Walet dinobatkan sebagai juara ketiga karena kalah tapi masuk ring dan patek.

Sementara itu lima burung lainnya, harus memperebutkan juara empat, karena burung tersebut jeblos. Kelima burung yang berbagi tersebut adalah Reptor GA, KDL, Keong Racun, Afika dan Scorpion.

Tiga kali berturut turut menyandingkan gelar juara dalam satu burung adalah hal yang luar biasa. Jarang ada burung yang bisa demikian. Karena itupula Hunter, meski di lomba kali ini dua kali terbangan ditinggal oleh lawannya. Karena hokinya sangat kuat, Hunter tetap masuk babak demi babak, hingga final dan mendapatkan juara.

Kemenangan GA ini lewat prestasi Hunter ini menutup lomba akhir tahun dengan manis. Maklum, beberapa giringan sebelumnya GA selalu gagal disepuluh besar. Nah, dilomba ini prestasi GA kembali terulang lewat burung jempolannya, Hunter.

Pun demikian dengan Laskar Walet, burung bering BnR yang beberapa kali telah juara di lomba di Bandung ini, satu satunya burung yang stabil. Ia sanggup mementahkan persaingan burung burung jablay yang mendominasi lomba cikurubuk. Dari delapan besar burung yang masuk ke tangga juara 80 persen adalah burung burung jablay.

Banyak burung yang mapan kalah ato jeblos sama burung jablay, namun Laskar walet mampu bertahan. Kemenangan ini adalah kemenangan kedua Laskar Walet. Dulu di Pasirlayung Laskar Walet menjadi juara keempat, kini burung HR1 ini kembali memberikan prestasi manis, juara kedua didapat oleh sang Laskar walet.

Sementara itu dipartai PB. Dua burung asal Bandung berlaga. Bintang milik buana harus berhadapan dengan Black Zul milik Panghegar. Pertarungan kedua burung ini sangat kental terasa burung tinggi. Keduanya sama sama memiliki karakter tinggi. Bintang yang sudah mendapatkan pengalaman juara menyudahi laga ini dengan manis. Binjang juara sementara Blcak zul harus puas menjadi juara kedua.

(saeful milan) 

Informasi pemasangan iklan hubungi : iklan.online@tabloidbnr.com

BERIKAN KOMENTAR

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide,saran,Pendapat,Pemikiran dan pengetahuan

adstopsong

Dapatkan Berita Terbaru Tabloid BnR di Email Anda .GRATIS !!

Anda akan menerima link Konfirmasi berlangganan berita gratis.